You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
rusun tipar cakung
photo Doc - Beritajakarta.id

Tunggakan Sewa Rusunawa Tipar Cakung Ratusan Juta

Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI Jakarta mengancam akan mengosongkan ratusan unit rumah di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tipar Cakung, Jakarta Timur. Pasalnya, banyak penghuni rusunawa itu menunggak pembayaran sewa yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan, ada 27 penghuni di antaranya sudah menunggak sejak tahun 2009 silam atau lebih dari 50 bulan. Dari 27 unit ini, diperkirakan nilai tunggakan mencapai Rp 600 juta.  

Kalau dihitung-hitung, tunggakannya ada yang mencapai Rp 20 jutaan per unit. Tentu ini tak bisa ditolerir lagi, mereka tak ada itikad baik untuk membayar sewa

Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah III Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Jefyodya Julyan menyatakan, tunggakan pembayaran sewa Rusunawa Tipar Cakung memang relatif tinggi di antara rusunawa lainnya di DKI Jakarta. Ia mengungkapkan, sebanyak 390 kepala keluarga (KK) diketahui belum membayar sewa dengan besaran antara Rp 300-500 ribu.

“Tunggakan ke-390 KK itu paling lama sudah mencapai 50 bulan. Kami sudah memberikan peringatan keras terhadap mereka. Kalau tidak membayar, terpaksa akan kami kosongkan unit yang belum dibayarkan tersebut. Karena kalau dibiarkan, jumlah kerugian akan semakin membengkak,” ujar Jefyodya Julyan, Kamis (29/5).

212 KK Penghuni Rusun di Jakut Terancam Diusir

Menurut Jefyodya, khusus 27 unit Rusunawa Tipar Cakung yang menunggak, akan ditertibkan mulai awal Juni mendatang. Penertiban melibatkan petugas gabungan dari unsur Satpol PP, TNI, Polri dengan jumlah sekitar 50 personel. Ia menegaskan, ke -27 unit rusun ini akan dikosongkan secara paksa. Sebab dengan banyaknya penunggakan ini mencerminkan penghuni rusun tak ada itikad baik untuk memenuhi kewajibannya membayar sewa.

"Kalau dihitung-hitung, tunggakannya ada yang mencapai Rp 20 jutaan per unit. Tentu ini tak bisa ditolerir lagi, mereka tak ada itikad baik untuk membayar sewa. Harus dikenai sanksi dikeluarkan dari rusun. Mereka menunggak karena tak mau membayar sewa. Padahal sebagian dari mereka orang mampu, memiliki mobil yang mewah," ujar Jeyfodya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye796 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye730 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye727 personTiyo Surya Sakti
close